Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo.

Batang, Harianjateng.com – Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo mengajak masyarakat desa berinovasi membangun badan usaha milik desa (BUM Des) sebagai upaya mendorong mereka agar lebih mandiri.

“Kami mendorong partisipasi masyarakat desa berinovasi agar lebih mandiri melalui pendirian BUM desa,” katanya di Batang, Jawa Tengah, Senin (8/8/2016).

Menurut dia, dengan Undang-Undang Desa maka pemerintahan desa akan memiliki dana yang banyak sehingga uang itu harus bisa digunakan untuk membangun sesuatu yang memiliki dampak enokomi berkelanjutan.

“UU Desa akan membawa banyak uang ke desa. Sayang sekali jika dana itu tidak digunakan untuk membangun sesuatu yang memiliki dampak ekonomi berkelanjutan. Warga harus mampu melangkah bersama,” katanya.

Ia menjelaskan konsep BUM Des yaitu fokus pada partisipasi warga karena dengan modal yang dimiliki maka bisa mengelola proyek pembangunan desa.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga dapat memanfaatkan pinjaman modal dengan bunga
“Kami optimistis strategi ini dapat mengurangi ketergantungan masyarakat desa pada rentenir, bahkan perbankan. Lembaga ini harus lahir dari masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan pemkab sudah membangun komunikasi dengan beberapa perusahaan “start-up” untuk membantu pemasaran produk masyarakat desa.

“Kerja sama ini juga nantinya akan jadi bagian dari sistem yang sedang dibangun.

Untuk membuat perut warga kenyang maka kita tidak bisa hanya mengandalkan investasi dari korporasi besar dan menempatkan warga sebagai pekerja yang pasrah menunggu gaji bulanan,” katanya. (Red-HJ99/ant).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini