Suasana panen raya bawang merah di Brebes

Brebes, Harianjateng.com – Fluktuasi komoditas bawang merah yang tidak stabil membuat komoditi ini sulit untuk diprediksi kedepannya. Ketersediaan barang dan harga yang cepat berubah tidak hanya menyulitkan pemerintah ataupun konsumen melainkan juga ditingkat petani.

Harga jual yang tinggi membuat daya beli dari masyarakat menurun dan pemerintah dalam hal ini Bulog akan kesulitan untuk menyerap hasil dari petani untuk persediaan dan mengendalikan harga. Sementara itu dari pihak petani sendiri ketiadaan jaminan kestabilan harga bawang merah membuat banyak yang beralih ke tanaman lain, bahkan memanfaatkan lahannya untuk aktivitas lain, apalagi jika ada kebijakan dari pemerintah memasukan bawang merah impor dari negara lain.

Pernyataan Menteri pertanian dalam kunker di wilayah Brebes tak lama ini, bahwa ditahun 2015 yang lalu pemerintah melakuklan ekspor bawang merah mencapai 8.000 ton. Sedangkan tahun ini, ditargetkan jumlah minimal yang sama dengan tahun lalu.

Hari ini, kita ekspor bawang merah perdana ke negara di Asia. Mudah-mudahan ekspor kali ini jumlahnya lebih meningkat dibanding tahun lalu. Diharapkan agar petani dapan meningkatkan kuantitas dan kualitas pruduksi bawang merah.

Kapolres Brebes  AKBP Luthfie Sulistiawan, SIK. MH. M.Si ketika mendampingi Menteri pertanian bapak DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP dalam kegiatan panen raya Bawang merah di Desa Glonggong Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes menyampaikan bahwa Polri siap mengamankan kebijakan pemerintah dalam hal ini pasokan bawang merah karena Brebes sebagai central wilayah penghasil  bawang merah. Baik pendistribusian maupun pasokan bahan baku yang mendukung kelancaran aktifitas pruduk bawang merah seperti pupuk, obat-obatan akan kami pantau ketersediaan di lapangan.

“Tadi kan Pak Menteri bilang akan meningkatkan ekspor jadi petani harus juga meningkatkan produktifitasnya jangan sampai nanti malah dalam negeri pasokannya kurang,” Ujar kapolres Brebes di sela panen raya bersama Menteri Pertanian dan Menteri perdagangan bersama FKUB Brebes.

Dalam kesempatan yang lain juga Kapolres Brebes menyampaikan bahwa peran Bhabinkamtibmas nanti akan kita berdayakan lebih daerah mana yang sedang mengalami panen raya dan mungkin juga kekurangan pasokan. Kita akan koordinasikan dengan pihak terkait mungkin pemda ataupun Bulog antisipasi ketidak stabilan baik pasokan maupun harga untuk menghindari ketimpangan sosial di masyarakat.

Kami juga akan bertindak tegas apabila nanti di lapangan ada oknum yang sengaja mempermainkan pasokan ataupun harga dengan menimbun atau menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan pribadi. Masyarakat yang mengetahui tindakan tersebut agar segera melapor untuk dapat kita tindak lanjuti dengan berkordinasi dengan instansi terkait agar tidak menjadi masalah yang lebih besar dan berkepanjangan. (Red-HJ99/Hms Res BBs).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini