Hariansemarang.id – Konco Sinau merupakan program dari IPNU dan IPPNU Desa Menjer yang telah berjalan lama, namun belum terlaksana dengan optimal.

Program ini dilaksanakan setiap hari Minggu dengan tujuan memberikan pembelajaran tambahan bagi anak-anak Desa Menjer di Wonosobo. Selain itu, dengan adanya program tersebut dapat mengisi waktu luang anak-anak di hari libur dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Minimnya bahasa inggris yang diajarkan di SDN Menjer membuat KKN MMK Kelompok 35 berinisiatif untuk sedikit membagi ilmu. Dengan menggunakan teknik pembelajaran yang terkesan santai dan asyik, program Konco Sinau berhasil membuat siswa-siswi kelas 5 dan 6 semangat selama mengikuti pembelajaran.

“Pembelajaran bahasa inggris untuk kelas 5 dan 6 dimulai dengan materi-materi dasar seperti perkenalan diri, meliputi nama, hobby, makanan kesukaan dan cita-cita. Hal ini dilakukan mengingat di SDN Menjer sendiri belum pernah diajarkan bahasa inggris sejak kelas 1,” ujar Bayu, Koordinator Divisi Pendidikan KKN MMK Kelompok 35 UIN Walisongo Semarang.

Antusias dari siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ini terlihat dari keinginan mereka untuk mendapat giliran maju kedepan dikarenakan waktu yang terbatas. Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu siswa kelas 6 yang bernama Dwi Soimah.

“Senang kak ada bahasa inggris dan saya ingin maju kedepan tetapi belum mendapat giliran karena waktunya terbatas,” ujar Dwi.

“Kami berharap program konco sinau ini bisa terus berjalan dengan baik meskipun masa KKN kami di desa menjer sudah selesai. Semoga dengan mempertahankan teknik pembelajaran yang santai diselingi dengan games dan ice breaking bisa semakin menumbuhkan antusias dari anak-anak untuk mengikuti program ini,” ucap Ichsan, Koordinator Kelompok KKN MMK Kelompok 35 UIN Walisongo Semarang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini