Pelatihan aksi kader HMI Komisariat Dakwah Walisongo Semarang
Pelatihan aksi kader HMI Komisariat Dakwah Walisongo Semarang

Hariansemarang.id – Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Dakwah Korkom Walisongo Cabang Semarang mengadakan Latihan Kader I dari 2-4 September 2022.

Basic training yang telah berjalan kurang lebih 3 hari itu mencapai puncaknya, dengan pelatihan khusus terkait sistem, perencanaan, serta pelaksanaan Manajemen aksi yang sebelumnya tidak pernah diterapkan dalam pelatihan kader tingkat satu di Komisariat Dakwah.

Dari 24 kader yang ikut basic training, terdapat beberapa orang yang ikut menjadi pelopor dan pembicara layaknya aktivis yang tengah berorasi ditengah demo sungguhan.

Master of training atau pembimbing pelatihan ini, Ittaqilahi Robba mengatakan, kegiatan aksi menjadi salah satu elemen penting yang tidak pernah terlepas dari lingkup organisasi mahasiswa.

Sehingga berangkat dari berbagai problem yang seringkali dihadapi oleh ormas-ormas dalam demonstrasi, rasa-rasanya praktek yang melibatkan calon kader terkait manajemen aksi menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir terjadinya berbagai kendala yang kerap kali dihadapi oleh organisasi mahasiswa ketika terjun langsung ke lapangan.

Upaya ini dilakukan untuk memberikn pemahaman dan ilmu aksi, selain itu juga melatih mental dan keberanian calon kader yang akan menjadi wakil rakyat dalam menyuarakan pendapatnya.

Praktek Manajemen aksi itu memiliki prosedur yang sangat runtut dan kompleks. Adapun Langkah-langkah yang dilakukan dalam pelatihan manajemen aksi ini, yaitu: sebelum melakukan aksi, kader harus melakukan analisis kajian isu yang sedang dihadapi untuk mengetahui bagaimana permasalahannya, lalu konsolidasi, dan pembentukan struktur memanajemen jalannya aksi yang terdiri dari koordinator lapangan, negosiator, orator, aster, medis, logistik dan propaganda.

Sedangkan persiapan teknis yang meliputi perlengkapan aksi yaitu pengeras suara, poster, bendera, identitas, jalur mitigasi, titik kumpul dan lainnya.

Peserta Latihan kader 1 HMI Komisariat Dakwah UIN Walisongo latihan aksi
Peserta Latihan kader 1 HMI Komisariat Dakwah UIN Walisongo latihan aksi. Foto Dokumen HMI Komisariat Dakwah

Semua itu dipelajari oleh calon kader dalam proses pelatihan aksi yang dilakukan kurang lebih 2 jam mulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 dini hari.

Dengan demikian, program perdana ini cukup mencuri perhatian kader dan calon kader HMI termasuk Ketua Umum Komisariat Dakwah, yang juga terlibat menjadi penonton selama praktek berlangsung.

Melihat riuhnya antusias calon kader yang melakukan praktek, Ketua Umum Komisariat Dakwah Korkom Walisongo, Nabila Anisa mengatakan cukup bangga dengan semangat dan antuasiasme kader.

Nabila mengatakan ini adalah program baru yang tengah digencarkan dalam pelatihan kader tingkat satu HMI dan harus diapreasiasi, karena dengan adanya pelatihan dan praktek ini, kader memiliki ilmu serta gambaran terkait bagaimana manajemen aksi ketika menyuarakan pendapat di muka umum nantinya.

“Karena dalam menyuarakan pendapat pun, kita harus memiliki ilmunya, tidak asal bersuara tetapi kita harus tahu bagaimana prosedur yang harus dilakukan, dan tentunya hal ini sangat penting diketahui oleh para calon kader HMI sebagai bekal menjadi aktivitas yang berintegritas,” ujar Ketum Komisariat Dakwah tersebut.

Nabila berharao basic training ini bisa melahirkan kader kader yang berkualitas.

“Mudah-mudahan LK1 ini menjadi jembatan untuk menciptakan kader kader yang beriman, berilmu dan berani dalam menyuarakan kebenaran, dengan memegang teguh slogan HMI, Yakin usaha sampai,” ujar Nabila.

Laporan: Nabila Anis Saputri dan Aldhania Uswatun hasanah, Ketua Umum dan Sekbid KPP Komisariat Dakwah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini