Home Kampus Viral! mantan pentolan ekstra di UIN Walisongo melakukan kekerasan seksual

Viral! mantan pentolan ekstra di UIN Walisongo melakukan kekerasan seksual

89
Gambar: Akun Tiktok (Renyka) menyebutkan adanya tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh pentolan organisasi ekstra di UIN Walisongo
Gambar: Akun Tiktok (Renyka) menyebutkan adanya tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh pentolan organisasi ekstra di UIN Walisongo

Semarang, Hariansemarang – Pelaku kekerasan seksual yang merupakan mantan pentolan organisasi ekstra di UIN Walisongo Semarang, melakukan tindak kekerasan seksual berupa pelecehan seksual secara fisik terhadap mahasiswi UIN Walisongo Semarang, dibuktikan melalui sidang etik oleh Komite Etik FNKSDA pada Rabu, 21/9/2022.

Pelaku berinisial KFA yang merupakan mahasiswa UIN Walisongo tersebut, sebelumnya  sempat viral melalui konten Tiktok yang bernama Renyka, yang menyebutkan adanya dugaan tindak kekerasan seksual dilakukan oleh pimpinan organisasi ekstra di UIN Walisongo.

Tim Khusus pun dibentuk pada Sabtu, 10/9/2022 yang terdiri dari Komite Etik FNKSDA, Komite Nasional FNKSDA, FNKSDA Komite Daerah Semarang, beserta Biro Perempuan dan Gender untuk melakukan investigasi terhadap dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh KFA tersebut.

Atas dugaan tindak pelecehan seksual tersebut, pelaku yang saat itu menjabat sebagai Ketua PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang, akhirnya dicopot dari jabatanya dan dinonaktifkan statusnya sebagai kader pada Sabtu, 17/9/2022 oleh Pengurus Komisariat PMII UIN Walisongo Semarang

Menindaklanjuti temuan atas laporan Tim Khusus,  sidang etik pun dilakukan pada Rabu, 21/9/2022 oleh Komite Etik FNKSDA yang menghasilkan keputusan bahwa Sdr. Khoirul Fajri Asyihab terbukti secara sah dan bersalah melakukan kekerasan seksual berupa pelecehan seksual fisik.

Pelaku yang juga sebelumnya merupakan anggota FNKSDA Komite Daerah Semarang pun, diberhentikan secara tetap pada Jum’at, 23/9/2022 melalui surat pemberhentian No.09-01/KOMNAS/IX/2022 oleh Komite Nasional FNKSDA.

Gambar: Surat pemberhentian Sdr. Khoirul Fajri Asyihab oleh Komite Nasional FNKSDA atas tindak kekerasan seksual yang dilakukan

PMII Komisariat UIN Walisongo menyatakan sikap menolak keras segala bentuk kekerasan seksual

Atas kasus yang melibatkan anggota PMII Komisariat UIN Walisongo tersebut, melalui surat pernyataan sikap No: 448.PK-LIII.V-01.02-337.A-0.092022, pada tanggal 17/9/2022, PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang menyatakan sikap:

  1. Menonaktifkan status terduga F sebagai kader PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang karena telah mengganggu stabilitas dan bertolak belakang dengan prinsip organisasi.
  2. BPH PMII Komisairat UIN Walisongo Semarang mengambil alih kepemimpinan seiring berjalannya penyelidikan kasus dengan menunjuk sahabat Ulil Albab sebagai pelaksana tugas ketua karena terduga telah mengundurkan diri dari jabatan.
  3. PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang menolak keras terhadap segala bentuk kekerasan seksual.
  4. PMII Komisairat UIN Walisongo Semarang mendukung penuh segala upaya yang dilakukan dalam penyelidikan dugaan tindak kasus tersebut.
  5. Bersama KOPRI PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang memberikan perlindungan terhadap korban.
Gambar: Surat pernyataan sikap PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang menolak segala bentuk tindak kekerasan seksual

Editor: Yusuf

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here