Aksi Konservasi, IMM UIN Walisongo Tanam Mangrove Bersama DLH Kendal
Aksi Konservasi, IMM UIN Walisongo Tanam Mangrove Bersama DLH Kendal

Hariansemarang.id – Untuk menjaga ekosistem wilayah pesisir di Kendal Mangrove Academy berkolaborasi dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jenderal Soedirman Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dan Botani menanam mangrove yang dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal.

Kegiatan tersebut diadakan di area Kawasan konservasi, di Desa Kartikajaya, Kendal 7 Mei 2023, dengan melibatkan sejumlah organisasi yang bergerak di bidang lingkungan seperti Mawapala dan Armapala

Ketua Panitia, Iklima Nur Respati menjelaskan aksi tanam mangrove ini bukan hanya sebatas seremonial tetapi tanggung jawab bersama dalam melestarikan lingkungan

“Hal positif ini tentu bukan sebatas seremoni saja, melainkan upaya kita bersama menjaga kelestarian lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” kata Iklima Nur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal, Aris Irwanto menyambut baik kegiatan ini karena dapat bermanfaat dalam menjaga lingkungan.

“Saya mendukung acara tanam mangrove karena kalau bukan kita siapa lagi? Kami berharap mahasiswa juga memperhatikan daerah pesisir karena daerah seperti ini sangat membutuhkan pemuda dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Aris.

Acara dibuka oleh Kepala DLH kabupaten Kendal setelah sambutan.

“Mari teman-teman kita buka dengan bacaan basmalah bersama-sama, semoga kita diberikan kelancaran dalam melakukan kebaikan ini,” katanya.

Pembina Mangrove Academy, Wasito sangat bahagia dengan kehadiran Kepala DLH Kabupaten Kendal

“Alhamdulillah terimakasih bapak Kepala DLH hadir dalam kegiatan hari ini, saya sangat senang atas kehadirannya saya harap kita dapat berkolaborasi bersama dalam melestarikan lingkungan,” kata dia.

Kepala DLH merespons atas keinginan Wasito dengan mengundangnya pada peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia

“Saya ingin mengundang bapak Wasito dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang akan diselenggarakan oleh DLH kabupaten Kendal,” kata dia.

Penutupan seremonial diakhiri dengan penyerahan secara simbolis bibit mangrove dari Wasito kepada ketua panitia dan penyerahan kenang-kenangan dari panitia kepada Wasito kemudian dilanjutkan dengan doa dan penutupan

Sebelum aksi penanaman mangrove peserta dikenalkan dengan berbagai jenis, manfaat dan waktu yang cocok untuk menanam tanaman mangrove.

Setelah memberikan penjelasan Wasito mengajak peserta untuk mencabut bibit kemudian dibawa ke kawasan konservasi untuk ditanam bersama.

Peserta juga diwajibkan membawa tumbler untuk meminimalisasi sampah plastik yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini