Ilustrasi

Oleh Nurul Fadilah

Banyak yang mengira pendidikan itu hal sepele yang tidak begitu penting. Padahal dengan pendidikan kita bisa mendapatkan banyak hal yang bermanfaat untuk keberlangsungan hidup. Pendidikan adalah proses pembelajaran dan pengajaran yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, nilai, dan pemahaman individu. Ini melibatkan transfer informasi, konsep, dan prinsip dari pengajar ke siswa atau peserta didik dengan tujuan mengembangkan kemampuan kognitif, sosial, dan emosional mereka. Pendidikan dapat terjadi di berbagai tingkat, mulai dari pendidikan formal di sekolah hingga pembelajaran informal di masyarakat.

Pendidikan memiliki peran penting dalam pengembangan individu, masyarakat, dan negara. Ini membantu meningkatkan kualitas hidup, membantu menciptakan masyarakat yang lebih berpengetahuan, mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan, dan membentuk nilai-nilai dan etika yang kuat. Pendidikan juga berperan dalam peningkatan pemahaman sosial, budaya, dan lingkungan serta berkontribusi pada perkembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Pendidikan bisa berlangsung sepanjang hidup, dan pendekatan pendidikan beragam, termasuk pendidikan formal, non-formal, dan informal. Tujuan pendidikan dapat bervariasi, mulai dari pemenuhan kebutuhan pribadi hingga persiapan untuk berkontribusi dalam masyarakat dan perekonomian.

Pendidikan tidak membeda-bedakan usia, sejak dari buaian (masa kanak-kanak) pendidikan diberikan sampai dewasa. Berakhirnya masa dewasa bukan berarti berakhirnya pendidikan, karena Islam meyakini bahwa pendidikan manusia berakhir setelah ruh terpisah dari raga. Hal ini terlihat dari hadis di atas yang menyatakan bahwa pendidikan dimulai dari buaian sampai liang kubur.

Bantuan dan pendidikan orang tua yang diberikan kepada anak bertujuan untuk mengembangkan potensinya menjadi manusia dewasa yang mampu memikul tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Dari situlah, betapapun terbelakangnya peradaban masyarakat, proses pendidikan harus tetap berlangsung. Tapi maju mundurnya tingkat pendidikan itu berbeda-beda menurut perkembangan peradaban suatu masyarakat.

Pendidikan itu sudah ada semenjak manusia itu ada, karena pada hakikatnya pendidikan merupakan usaha manusia untuk mengembangkan potensi dalam dirinya.

Setiap individu akan berbeda tingkat perkembangan potensinya, sejauh mana ia memahami perbedaan dalam hidupnya, dari tidak bisa berjalan menjadi bisa berjalan, dari kecil menjadi besar dan dari sukar menjadi mudah. Sehingga kekuatan potensinya akan mempengaruhi pada seluruh aspek kehidupannya.

Tujuan pendidikan

Pendidikan bertujuan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan atau sasaran yang ingin dicapai melalui proses pendidikan. Tujuan pendidikan dapat bervariasi tergantung pada jenis pendidikan, tingkat pendidikan, dan konteks sosial,tetapi secara umum, tujuan pendidikan melibatkan:

Pengembangan Pengetahuan: Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan individu tentang berbagai topik, konsep, dan disiplin ilmu. Agar tidak tertinggal dengan kemajuan zaman yang ada

Pengembangan Keterampilan: Membantu individu mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, atau kehidupan sosial, seperti keterampilan berpikir kritis, berkomunikasi, berpikir kreatif, atau keterampilan teknis.

Pembentukan Karakter: Mendorong perkembangan etika, moralitas, dan nilai-nilai positif dalam diri individu, seperti integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan empati juga berjiwa sosial terhadap lingkungannya

Peningkatan Kualitas Hidup: Memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan individu untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan mereka dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari, termasuk masalah pribadi, keputusan moral, dan tugas sehari-hari.

Tujuan pendidikan dapat bervariasi dari tingkat pendidikan satu ke tingkat yang lain, dan dapat diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan individu dan masyarakat yang berubah seiring waktu. Selain tujuan akademis, pendidikan juga mencakup aspek-aspek sosial, budaya, dan karakter yang membantu membentuk individu menjadi warga yang lebih sadar dan berdaya.

Mahatma Gandhi pernah mengutip: “Hiduplah seolah-olah anda akan mati besok. Belajarlah seolah-olah kamu akan hidup selamanya.” Ini menggambarkan pentingnya pendidikan dan pembelajaran dalam hidup.

Ketika seorang anak pergi untuk sekolah, ia mulai mendapatkan banyak hal baru mulai dari belajar, bermain dengan temanya, adaptasi terhadap lingkungan sosial yang baru, etika sopan santun yang harus diterapkan pada setiap lingkungannya. Ilmu yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya harus diarahkan supaya tidak salah ketika menempatkan dilingkungan rumah, sekolah maupun masyarakat.

Sebagimana tercantun pada Pembukaan UUD 1945 “ Melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia. Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kesejahteraan umum”. Hal ini diperkuat oleh pengertian pendidikan yang di tertuang dalam UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 bahwa pendidikan adalah usaha sadar terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara

Peran pendidikan dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang karena menyadarkan mereka terhadap lingkungan sekitar. Ini juga membantu seseorang berkomunikasi lebih baik dan mengekspresikan pendapatnya. Pikiran menjadi matang dengan pelatihan yang tepat. Kita bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah. Pendidikan membuat seseorang mandiri dan membantunya mengikuti aturan negara.

Pendidikan meningkatkan standar hidup masyarakat. Hal ini membantu masyarakat memahami kebutuhan mereka dan memberi mereka kesempatan untuk memenuhinya.

Pendidikan adalah dasar untuk pengobatan yang tepat. Seseorang dapat mulai bekerja di industri atau jasa profesional lainnya jika mendapat pelatihan.

Pendidikan tidak hanya berdampak pada individu dan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan sosial, ekonomi, dan politik suatu negara. Itulah sebabnya pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang tidak akan ada habis-habisnya. Pentingnya pendidikan sering kali diremehkan. Selain sebagai sarana untuk memperluas ilmu pengetahuan, pendidikan juga dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah, meningkatkan perekonomian, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih baik.

-Penulis adalah Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INISNU Temanggung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini