Apel akbar Muhammadiyah ke 111 Kota Semarang
Apel akbar Muhammadiyah ke 111 Kota Semarang

Hariansemarang.id – Apel Akbar Milad Muhammadiyah ke 111 yang digelar di Kota Semarang berjalan tertib.

Apel akbar yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang pada Minggu 10 Desember 2023 di halaman Balai Kota Semarang dengan pembina apel Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Semarang didapuk menjadi pembina apel dimaksudkan Muhammmadiyah bersinergi dan bermitra aktif dengan pemerintah Kota Semarang. Muhammadiyah mengatakan apel ini menandai usia persyarikatan yang sudah mencapai 111 tahun.

Apel akbar ini dengan tema Ikhtiar Menyelamatkan Semesta ini menunjukkan Muhammadiyah yang semakin matang dewasa dan bukti perkembangan lama dan teruji dalam pengalaman. Selama satu abad lebih usianya, Muhammadiyah sudah pengalaman.

Kiprah Muhammmadiyah di usia 111 tahun ini telah berperan aktif dalam ranah pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, ekonomi dan keagamaan.

“Khususnya dalam bidang kesehatan, Muhammmadiyah memiliki program penanggulangan TB, HIV AIDS dan stunting. Penurunan angka stunting menjadi komitmen Muhammmadiyah dengan berbagai potensi yang dimiliki Muhammmadiyah di Kota Semarang,” jelas Muhammadiyah dalam rilisnya.

Bahkan Muhammmadiyah terbukti melayani masyarakat dari bayi lahir sampai orang meninggal. Klinik sampai rumah sakit siap melayani dan siaga untuk masyarakat di Kota Semarang.

Dalam usia ke 111, Muhammadiyah tentu saja sudah makin dewasa dan tua, namun demikian persyarikatan tetap menbutuhkan jiwa kanak-kanak. Mengapa demikian? Jiwa kanak-kanak itu aktif, ingin tahu, berani mencoba tantangan dan tidak kenal lelah.

“Kepribadian yang sehat itu punya empat jiwa: kanak-kanak, remaja, dewasa, dan orang tua. Jiwa kanak-kanak itu penuh semangat dan keingintahuan; jiwa remaja itu suka berkompetisi dan berorientasi jati diri; jiwa dewasa itu konsultatif dan kolaboratif; dan jiwa orang tua itu bijaksana dan mendorong pertumbuhan bagi yang lain,” tulis Muhammadiyah.

Secara visual, pada apel ini semua unsur terwakili oleh peserta. Semua berbaris bershaf-shaf yang menunjukkan keterwakilan semua generasi dan kelestarian. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini