Muhammad Tolkhah Mansur, anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara
Muhammad Tolkhah Mansur, anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara

Oleh Muhammad Tolkhah Mansur – Anggota Bawaslu Kabupaten Banjarnegara

Pemilu 2024 diharapkan menjadi momentum penting bagi demokrasi, dan salah satu kelompok yang diantisipasi akan memainkan peran kunci adalah Generasi Z.

Generasi Z, yang terdiri dari individu yang lahir antara pertengahan 1997 hingga pertengahan 2012, telah tumbuh dalam era teknologi digital dan beragam tantangan global. Generasi Z dikenal sebagai pelaku utama di dunia maya.

Pemilu 2024 dapat menyaksikan peran penting Generasi Z dalam menyebarkan informasi politik, mendorong partisipasi, dan menggalang dukungan melalui platform media sosial. Aktivisme daring mereka dapat menciptakan gelombang opini publik yang signifikan dan membentuk narasi politik.

Generasi Z memiliki potensi untuk menjadi pemilih yang sangat signifikan pada pemilu ini. Meskipun belum sepenuhnya mencapai usia pemilih, sebagian besar Generasi Z akan memiliki hak pilih mereka pada pemilu ini. Upaya untuk meningkatkan keterlibatan pemilih dalam kalangan Gen Z dapat memperkuat fondasi demokrasi dengan memastikan suara generasi muda didengar. Dari data KPU pemilih dari generasi Z pada pemilu 2024 adalah sebanyak 46.800.161 pemilih atau 22,85% dari total DPT Pemilu 2024

Generasi Z dikenal karena kepeduliannya terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Pemilu 2024 dapat mencerminkan prioritas politik yang lebih besar pada masalah-masalah seperti perubahan iklim, kesetaraan gender, dan keadilan sosial. Partai dan kandidat yang dapat merespons dan mengakomodasi nilai-nilai generasi ini akan mendapatkan dukungan yang kuat.

Dibesarkan dalam era informasi, Generasi Z cenderung menjadi konsumen informasi yang kritis. Mereka mencari kebenaran dan menganalisis berbagai sumber sebelum membuat keputusan politik. Pemilu 2024 mungkin menyaksikan partisipasi Generasi Z yang lebih matang dalam meentukan pilihannya karena didukung oleh pemahaman mendalam tentang isu-isu politik.

Generasi Z akan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan perubahan. Dalam pemilu 2024, diharapkan bahwa aplikasi teknologi, seperti platform pemetaan pemilih, aplikasi pendaftaran pemilih, dan platform partisipatif lainnya, akan digunakan oleh Generasi Z untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pemilu.

Dalam pemilu 2024, Generasi Z tidak hanya akan menjadi pemilih, tetapi juga agen perubahan. Mereka mungkin memainkan peran aktif dalam kampanye, mendorong reformasi politik, dan bahkan mencalonkan diri untuk posisi politik. Kemampuan mereka untuk merangkul inovasi dan menyuarakan kebutuhan mereka dapat membawa perubahan positif dalam arena politik.

Generasi Z diharapkan menjadi pemain kunci dalam pemilu 2024, membawa keunikan dan energi yang dapat membentuk masa depan politik. Partai dan kandidat yang dapat menggali aspirasi, nilai-nilai, dan kekhawatiran Generasi Z mungkin akan mendapatkan dukungan yang kuat. Pemilu ini bukan hanya tentang menentukan pemimpin masa depan, tetapi juga tentang membentuk politik yang mencerminkan keberagaman dan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk Generasi Z yang semakin matang dan berperan aktif dalam peta politik negara. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini